Fisika SMP

Kumpulan Rumus Fisika SMP

DAMPAK POSITIF DAN DAMPAK NEGATIF PEMUAIAN DALAM KEHIDUPAN

Dampak Positif Pemuaian dalam Kehidupan Sehari-Hari

Berikut ini beberapa peristiwa sehari-hari yang memanfaatkan pemuaian.

  1. Pemasangan Kaca Jendela 

Pemasangan kaca jendela biasanya diberi tempat celah pada bingkainya. Hal itu bermanfaat jika kaca memuai pada waktu siang hari. Jika tidak menggunakan celah, pada saat memuai kaca dapat pecah.

  1. Pemasangan rel kereta api

Semisal dengan pemasangan kaca, yaitu pemasangan sambungan rel kereta api. Jika kamu perhatikan, sambungan antarrel kereta api juga diberi jarak. Hal itu bertujuan agar pada saat memuai rel tidak bengkok, sehingga tidak membahayakan perjalanan kereta api.

Continue reading

PENGERTIAN DAN PRINSIP KERJA GENERATOR VAN DE GRAFF

Pengertian Generator Van De Graff

Generator Van De Graff diciptakan oleh Robert J. Van De Graff pada tahun 1932 yang menerapkan prinsip dasar listrik statis dan pemuatan dengan induksi. Caranya dengan berkali-kali memasukkan benda bermuatan ke dalam sebuah konduktor, melainkan muatan dimasukkan secara terus menerus melalui pita bergerak (belt conveyor) misalnya karet. Bila sebuah benda logam bermuatan didekatkan ke benda logam yang tidak bermuatan maka elektron-elektron bebas pada benda yang netral tertarik oleh benda yang bermuatan positif dan beberapa diantaranya akan pindah. Karena benda kedua sekarang kehilangan beberapa elektron negatifnya, benda tersebut akan bermuatan positif. Proses ini disebut pemuatan dengan induksi, dan kedua benda pada akhirnya akan memiliki muatan yang berjenis sama. 

Continue reading

KONVERSI SATUAN PANJANG, LUAS, VOLUME, MASSA, DAN WAKTU

Konversi Satuan

Dalam kehidupan sehari hari, alat ukur yang kita pakai tidak selalu menggunakan satuan SI. Ada kalanya, satuan satuan alat ukur dinyatakan lebih besar atau lebih kecil atau, bahkan, dalam satuan tidak baku. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui cara mengkonversi atau mengubah satuan satu ke satuan lainnya. Konversi satuan adalah mengubah satuan besaran tertentu ke satuan lain tampa mengubah nilai dengan faktor konversi. Untuk mengubah konversi satuan sering digunakan tangga konversi. Satuan satuan waktu yang sering digunakan dalam kehidupan sehari hari adalah sekon (detik), menit, jam, dan hari. 1 hari = 24 jam, 1 jam = 60 menit, 1 menit = 60 sekon (detik). kalau 3 jam berapa detik ya ? coba kalian cari berdasarkan ketentuan yang sudah disebutkan tadi.

Continue reading

KALOR JENIS DAN KALORIMETER

KALOR JENIS

Dalam pembahasan di atas, kita akan mengenal istilah kalor jenis. Nah, kira-kira apa yang dinamakan dengan kalor jenis? Berdasarkan namanya, mungkin teman-teman bisa sedikit tahu, arti dari kalor jenis. Kalor jenis adalah kalor banyaknya kalor yang diserap atau diperlukan oleh 1 kg zat untuk menaikkan suhu sebesar 1 derajat C. Karena terdapat keunikan dari tiap benda dalam penyerapan dan pelepasan kalor maka diberi nama kalor jenis. Oleh karena itu, untuk kenaikan atau penurunan sebesar 1derajat C dari benda yang berbeda tetapi massanya sama akan menyerap atau melepas kalor dengan jumlah yang berbeda, tergantung kalor jenis dari benda tersbut. Satuan kalor jenis dalam standar internasional adalah J/Kg derajat C sedangkan dalam sistem cgs adalah J/gram derajat C. 

Continue reading

PENGERTIAN CERMIN, CERMIN DATAR, CERMIN CEKUNG, CERMIN CEMBUNG

PENGERTIAN CERMIN

Cermin adalah salah satu benda yang dapat memantulkan cahaya. Banyak benda-benda lain di sekitar kita yang dapat memantulkan cahaya, misalnya air di kolam dan benda-benda yang terbuat dari logam mengilat seperti emas, perak, dan perunggu. Suatu benda dapat memantulkan cahaya, jika kita dapat melihat bayangan kita atau benda lain pada permukaan benda tersebut. Pemantulan pada suatu permukaan benda memiliki dua jenis sinar, yaitu sinar datang dan sinar pantul. Kedua sinar tersebut membentuk sudut pantul dengan besar tertentu.

Continue reading

PENGERTIAN SUHU DAN ALAT UKUR SUHU

Pengertian Suhu

Apa yang akan dirasakan oleh jarimu jika dimasukkan ke dalam air es? Ya, air es akan terasa dingin. Dingin boleh dikatakan sebagai salah satu ukuran dari suhu suatu benda. Benda yang dingin mempunyai suhu yang lebih rendah dari benda yang panas. Dari pernyataan ini suhu dapat difenisikan sebagai suatu besaran untuk menyatakan ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Sebagai gambaran tentang suhu adalah saat mandi menggunakan air hangat. Untuk mendapatkan air hangat tersebut kita mencampur air dingin dengan air panas. Ketika tangan kita menyentuh air yang dingin, maka kita mengatakan suhu air tersebut dingin. Ketika tangan kita menyentuh air yang panas maka kita katakan suhu air tersebut panas. Ukuran derajat panas dan dingin suatu benda tersebut dinyatakan dengan besaran suhu.

Continue reading

BUNYI HUKUM BOYLE DAN PENERAPAN HUKUM BOYLE

BUNYI HUKUM BOYLE

Hukum Boyle adalah salah satu dari banyak hukum kimia dan merupakan kasus khusus dari hukum kimia ideal. Hukum Boyle mendeskripsikan kebalikan hubungan proporsi antara tekanan absolut dan volume udara, jika suhu tetap konstan dalam sistem tertutup.

Hukum ini dinamakan setelah kimiawan dan fisikawan Robert Boyle yang menerbitkan hukum aslinya pada tahun 1662. Bunyi hukum Boyle yaitu “Untuk jumlah tetap gas ideal tetap di suhu yang sama, P (tekanan) dan V (volume) merupakan proporsional terbalik (dimana yang satu ganda, yang satunya setengahnya).” Dalam hal ini yang disebut gas ideal adalah gas yang memenuhi asumsi-asumsi sebagai berikut :

Continue reading

MENISKUS DAN KAPILARITAS

MENISKUS

Pengertian Meniskus

Pengertian meniskus adalah sifat kelengkungan zat cair pada sebuah tabung reaksi. Jadi zat cair tersebut dimasukan ke dalam tabung reaksi maka akan terbentuk pada bagian atas permukaannya apakah cekung ataukah cembung.

  1. Meniskus Cekung

Contoh meniskus cekung adalah apabila air berada di dalam tabung reaksi maka pada permukaannya akan berbentuk cekung. Air juga akan membasahi dinding kaca.
Peristiwa meniskus cekung ini terjadi apabila gaya kohesi lebih kecil daripada gaya adhesinya. Jadi gaya adhesinya yang lebih besar antara air dan kaca sehingga air tersebut membasahi dinding kaca.

Continue reading

PENGERTIAN DAN MACAM-MACAM ALAT UKUR LISTRIK

PENGERTIAN ALAT UKUR LISTRIK

Alat ukur listrik merupakan sebuah alat bantu yang penting bagi engineer yang bekerja dengan instalasi listrik atau bekerja dibagian yang berhubungan dengan kelistrikan, baik di rumah, perkantoran atau gedung lain yang memiliki instalasi listrik. Alat ukur listrik membantu memastikan kapasitas listrik. Alat ukur masih termasuk bagian dari alat laboratorium dan pengertian alat ukur listrik secara harfiah adalah alat yang digunakan untuk mengukur arus listrik yang melalui instalasi listrik, mengetahui tegangan dan faktor lain agar sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Dibutuhkan tingkat keakuratan dari alat ukur listrik karena akan mempengaruhi kinerja alat yang menggunakan arus listrik dari instalasi listrik yang tersedia. Alat ukur listrik yang baik akan memberikan hasil pengukuran yang akurat dan akan mempengaruhi kinerja seluruh alat dalam satu instalasi listrik tersebut. Peran penting alat ukur listrik sangat penting saat sebuah instalali listrik telah selesai dikerjakan dan akan segera digunakan, karena pengukuran perlu dilakukan untuk memastikan jumlah arus, tegangan dan ukuran lainnya sesuai dengan standar yang telah ditentukan. 

Continue reading

HUKUM ARCHIMEDES DAN PENERAPAN HUKUM ARCHIMEDES

HUKUM ARCHIMEDES 

Hukum archimedes memberikan pemahaman kepada kita tentang tekanan yang terjadi pada benda yang diletakan pada zat cair. Hukum archimedes ditemukan oleh ilmuwan berkebangsaan Yunani pada tahun 187-212 SM yang bernama Archimedes. Archimedes adalah seorang penemudan ahli matematika dari Yunani yang terkenal sebagai penemu hukum hidrostatika atau yang sering disebut Hukum Archimedes.

Pada saat kita berjalan atau berlari di dalam air, kita tentunya akan merasakan bahwa langkah kita lebih berat dibandingkan jika kitamelangkah di tempat biasa. Gejala ini disebabkan adanya tekanan dari zat cair. Pengamatan ini memunculkan sebuah hukum yang dikenal Hukum , yaitu : “Jika sebuah benda dicelupkan ke dalam zat cair, maka benda tersebut akan mendapat gaya yang disebut gaya apung (gaya ke atas) sebesar berat zat cair yang dipindahkannya”.

Continue reading