Monthly Archives: Desember 2016

SIFAT GELOMBANG BUNYI DAN BATAS DENGAR MANUSIA

Gelombang Bunyi 

Gelombang bunyi merupakan salah satu contoh dari gelombang mekanik, yaitu gelombang merambat memerlukan zat perantara (medium perantara). Gelombang bunyi adalah gelombang mekanik yang berbentuk gelombang longitudinal, yaitu gelombang yang arah rambatannya sejajar dengan arah getarannya. Gelombang bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar, benda yang bergetar disebut sumber bunyi. Karena bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar, maka kuat kerasnya bunyi tergantung pada amplitudo getarannya. Makin besar amplitudo getarannya, makin keras bunyi terdengar dan sebaliknya makin kecil amplitudonya, makin lemah bunyi yang terdengar. Di samping itu, keras lemahnya bunyi juga tergantung pada jarak terhadap sumber bunyi, makin dekat dengan sumber bunyi, bunyi terdengar makin keras dan sebaliknya makin jauh dari sumber bunyi, makin lemah bunyi yang kita dengar.

Continue reading

PENGERTIAN SUMBER BUNYI DAN MACAM-MACAM SUMBER BUNYI

Pengertian Sumber Bunyi

Sumber bunyi adalah semua benda yang menghasikan bunyi karena benda tersebut bergetar. seperti yang telah disebutkan di atas gitar merupaka salah satu sumber bunyi. Bunyi pada gitar berasal dari getaran senar-senar gitar yang dipetik. Saat kita memetik senar gitar maka senar gitar akan bergetar, getaran ini akan mengusik partikel udara di dalam rongga gitar. Rongga pada gitar berfungsi menampung gelombang yang dihasilkan oleh senar gitar. Gelombang bunyi ini akan memantul ketika mengenai dinding rongga gitar sehingga gelombang ini akan mengalami penguatan. Hal ini menyebabkan petikan senar gitar terdengar nyaring. Sumber bunyi pada manusia berasal dari getaran pita suara di dalam kerongkongan.

Continue reading

PENGERTIAN ZAT, CONTOH ZAT, DAN SIFAT-SIFAT ZAT

PENGERTIAN ZAT

Zat merupakan materi. Zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Zat menunjukkan sifat inersia dan kekenyalan. Dua zat tidak dapat menempai ruang yang sama pada saat yang bersamaan.
Kita mengenal 3 macam zat, yaitu zat ga, zat cair, dan zat padat. Keadaan molekul dan wujud zat-zat itu dibedakan menjadi sebagai berikut :

  1. Zat gas
  • Letak molekulnya sangat berjauhan
  • Jarak antar molekul sangat jauh bila dibandingkan dengan molekul itu sendiri
  • Bergerak sangat bebas
  • Gaya tarik menarik-menarik antar molekul hamper tidak ada
  • Baik volum maupun bentuknya mudah berubah
  • Zat gas dapat mengisi seluruh ruang yang ada.

Continue reading

ELEMEN KERING DAN ELEMEN VOLTA

ELEMEN KERING

Elemen kering adalah elemen yang bila habis muatan nya tidak dapat di beri muatan lagi .Salah satu contoh nya adalah baterai .

  • Pengertian baterai : Baterai adalah suatu alat yang dapat menghasilkan listrik dengan proses kimia .
  • Bagian – bagian baterai : Baterai terdiri dari  batang karbon sebagai kutub positif (anoda) , seng sebagai kutub negatif (katoda) , ammonium clorida dan salmiak sebagai elektrolit (pemisah kedua kutub yang berbeda) , depolarisator nya yaitu campuran batu kawi / mangan dioksida . Depolarisator berguna untuk meniadakan peristiwa polarisasi (peristiwa tertutup nya kutub positif oleh gelembung gas hidrogen sehingga menghambat jalannya arus listrik) . 
  • Prinsip kerja baterai : Ketika dua kutub sel di hubungkan dalam suatu rangkaian , maka akan terjadi reaksi kimia pada batang karbon , seng dan beberapa bahan kimia dalam pasta . Hasil nya batang karbon kekurangan elektron dan menjadi bermuatan positif . Elektron yang mengumpul pada seng membuat seng kelebihan elektron dan bermuatan negatif . Karena tegangan seng lebih besar dari batang karbon maka timbulah arus listrik yang mengalir dari seng ke batang karbon .
  • Kelebihan baterai : Dapat menyimpan energi listrik , bentuk nya bervariasi (bisa di pilih sesuai kebutuhan ) , Fortable (mudah di bawa ) , harga nya terjangkau 
  • Kelemahan baterai : Kapasitas nya kecil , tidak bisa di gunakan sebagai suplay utama listrik , tidak bisa di transmisikan , tidak bisa untuk tegangan tinggi, sifat nya searah

Continue reading

JENIS-JENIS LENSA

Jenis-Jenis Lensa

Jenis-jenis lensa sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  1. Lensa Sederhana

Lensa sederhana atau sering disebut lensa saja adalah sebuah lensa tunggal speris. Lensa sederhana dibedakan berdasarkan kelengkungan kedua bidang antarmukanya. Sebuah lensa cembung  mempunyai dua bidang antarmuka yang cembung, lensa dengan dua bidang cekung disebut lensa cekung. Jika salah satu bidang antarmuka datar (mempunyai radius yang tak berhingga), maka lensa tersebut disebut lensa plano cembung atau lensa plano cekung. Lensa cembung cekung mempunyai satu bidang antarmuka cekung dan satu bidang antarmuka cembung, juga sering disebut lensa meniskus. Lensa sederhana sangat rentan terhadap aberasi kromatik dan aberasi optis lainnya.

Continue reading

SEJARAH LENSA DAN PENGERTIAN LENSA

Sejarah Lensa

Penemuan lensa sendiri diawali oleh penemuan kaca beribu tahun yang lalu. Menurut beberapa sumber yang dapat dipercaya, kaca mulai ditemukan sejak 5000 tahun sebelum masehi yang dibuktikan oleh sejarawan Romawi Kuno, Pliny (23-79 sebelum Masehi). Pliny mengadakan penelitian kecil yang merujuk pada kenyataan bahwa kaca telah ditemukan oleh para pedagang Phoenic di wilayah yang sekarang disebut Suriah pada 5000 tahun sebelum masehi. Pliny mengungkapkan bahwa saat istirahat, para pedagang ini membakar makanan dalam wadah yang sebenarnya terbuat dari kaca. Kemudian, pegetahuan berkembang menghasilkan penemuan baru, yakni pembakaran kaca/burning glass oleh seorang dramawan asal Yunani Kuno bernama Aristophanes sekitar tahun 424 SM. Caranya dalah dengan memusatkan cahaya matahari pada fokus lensa (titik api lensa). Aristophanes juga memasukkan fenomena burning glass tersebut ke dalam salah satu sandiwaranya yang berjudul The Clouds.

Continue reading

LAPORAN PRAKTIKUM HUKUM SNELLIUS

HUKUM SNELLIUS

(Laporan Praktikum Optika)

Oleh

Kelompok I

LABORATORIUM FISIKA EKSPERIMEN

JURUSAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS LAMPUNG

2016

Continue reading