Monthly Archives: Oktober 2016

PENGERTIAN MATLAB DAN MEMULAI MATLAB

Pengertian Matlab

Matlab singkatan  dari  Matrix  Laboratory. Sesuai dengan namanya, struktur data yang terdapat dalam Matlab menggunakan matriks atau array berdimensi dua (double). Oleh karenanya penguasaan teori matriks mutlak diperlukan bagi pengguna pemula Matlab agar mudah dalam mempelajari dan memahami operasi‐operasi yang ada di Matlab. Matlab adalah bahasa pemrograman dengan kemampuan tinggi dalam bidang komputasi yang mengintegrasikan komputansi, visualisasi dan pemrograman dalam lingkungan yang sederhana dimana permasalahan dan solusi dinyatakan dalam matematika biasa. Matlab merupakan bahasa pemrograman computer berbasis windows dengan orientasi dasarnya adalah matrik, namun pada program ini tidak menutup kemungkinan untuk pengerjaan permasalahan non matrik. Selain itu matlab juga merupakan bahasa pemrograman yang berbasis pada obyek (OOP), namun disisi lain karena matlab bukanlah type compiler, makla program yang dihasilkan pada matlab tidak dapat berdiri sendiri, agar hasil program dapat berdiri sendiri maka harus dilakukan transfer pada bahasa pemrograman yang lain, misalnya C++. Pada matlab terdapat tiga windows yang digunakan dalam operasinya yaitu command windows (layar perintah) dan figure windows (layar gambar), serta Note Pad (sebagai editor program) (Arhami,2004).

Continue reading

PENGERTIAN CAHAYA DAN SIFAT-SIFAT CAHAYA

PENGERTIAN CAHAYA

Cahaya merupakan suatu bentuk energi yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup yang ada di bumi secara langsung maupun tidak langsung untuk keberlangsungan hidup yang efisien. Ditinjau dari bidang ilmu fisika, ada berbagai variasi pendapat para ahli mengenai definisi cahaya. Salah satunya gagasan dari Newton, ia mengatakan bahwa cahaya merupakan suatu partikel kecil yang dipancarkan oleh sumbernya ke segala arah dengan kecepatan yang sangat tinggi. Pendapat Newton tersebut sangat bertentangan dengan gagasan Huygens yang mengatakan bahwa cahaya adalah sebuah gelombang seperti halnya bunyi. Gagasan keduanya bertentangan dikarenakan tidak mungkin cahaya bersifat gelombang sekaligus disebut juga sebagai partikel. Namun, meskipun demikian setiap gagasan memiliki kekurangan dan kelebihan yang menyumbang makna penting terhadap pengertian cahaya yang lebih tepat.

Continue reading

PENGERTIAN KERJA ILMIAH DAN PROSES KERJA ILMIAH

PENGERTIAN KERJA ILMIAH

Kerja Ilmiah merupakan cara kerja yang dipakai para ilmuwan untuk memecahkan masalah, yaitu dengan cara menerapkan metode ilmiah.

Metode Ilmiah adalah langka-langka sistematis yang dilakukan oleh para ilmuwan untuk melakukan penelitian, langka-langkanya, yaitu:

  1. Menetukan permasalahan yang akan dipecahkan.
  2. Mengumpulkan data yang berhubungan dengan permasalahan,
  3. Menentukan hipotesis (prediksi) terhadap permasalahan,
  4. Melakukan eksperimen untuk menguji hipotesis,
  5. Menganalisa data hasil eksperimen,
  6. Menarik kesimpulan,
  7. Menguji kembali hasil kesimpulan.

Continue reading

GELOMBANG ELASTIK LONGITUDINAL DALAM PEGAS

Gelombang Elastik Longitudinal dalam Pegas

Bila suatu pegas ditarik (diberi gangguan) pegas akan menegang dan terjadi perubahan panjang. Maka besar gaya dibagian ini:

Dengan K adalah modulus elastis pegas.

Koefisien K janganlah dikacaukan dengan konstanta gaya k. Untuk mencari hubungan K dan k, harus kita ingat, jika suatu pegas dengan panjang L ditarik perlahan-lahan hingga panjangnya bertambah dengan l, maka gaya F akan sama di tiap-tiap titik pada pegas dalam keadaan setimbang.

Continue reading

GELOMBANG ELASTIS LONGITUDINAL DALAM BATANG PEJAL

Gelombang Elastis Longitudinal dalam Batang Pejal

Jika kita memberi gangguan di salah satu ujung dari suatu batang pejal, misalnya dipukul dengan palu, maka gangguan tersebut akan merambat sepanjang batang dan dapat dirasakan pada ujung yang lain. Kita katakan bahwa suatu gelombang elastis merambat sepanjang batang tersebut. Kali ini akan dibahas bagaimana cepat rambat gelombang elastik tersebut dinyatakan dengan sifat-sifat fisis dari batang pejal.

Pandang suatu batang pejal yang homogen bagian kiri dan kanan luas penampang A berupa lingkaran yang mengalami stress sepanjang sumbu disebabkan oleh gaya F (karena gangguan). Gaya F ini tidak perlu sama disetiap bagia penampang , jadi dapat berubah sepanjang sumbu batang.

Continue reading

KETIDAKSEMPURNAAN ATAU CACAT ZAT PADAT

Ketidaksempurnaan atau Cacat Zat Padat

Kita mengenal ketidak-sempurnaan berdimensi nol (ketidak-sempurnaan titik), ketidak-sempurnaan berdimensi satu (ketidak-sempurnaan garis), ketidak-sempurnaan berdimensi dua (ketidaksempurnaan bidang).

  1. Cacat Titik (Point Defect)

Ketidak-sempurnaan titik terjadi karena beberapa sebab, seperti ketiadaan atom matriks (yaitu atom yang seharusnya ada pada suatu posisi dalam kristal yang sempurna), hadirnya atom asing, atau atom matriks yang berada pada posisi yang tidak semestinya.

Continue reading

PEMANFAATAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

Pemanfaatan Spektrum Gelombang Elektromagnetik dalam Kehidupan Sehari-Hari 

Jauh sebelum Maxwell meramalkan gelombang elektromagnetik, cahaya telah dipandang sebagai gelombang. Akan tetapi, tidak seorang pun tahu jenis gelombang apakah cahaya itu. Baru setelah adanya hasil perhitungan Maxwell tentang kecepatan gelombang elektromagnetik dan bukti eksperimen oleh Hertz, cahaya dikategorikan sebagai gelombang elektromagnetik. Tidak hanya cahaya yang termasuk gelombang elektromagnetik melainkan masih banyak lagi jenis-jenis yang termasuk gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik telah dibangkitkan atau dideteksi pada jangkauan frekuensi yang lebar. Jika diurut dari frekuensi terbesar hingga frekuensi terkecil, yaitu sinar gamma, sinar-X, sinar ultraviolet, sinar tampak (cahaya), sinar inframerah, gelombang mikro (radar), gelombang televisi, dan gelombang radio. Gelombang-gelombang ini disebut spektrum gelombang elektromagnetik.

Continue reading

PENGERTIAN RADIASI ELEKTROMAGNETIK DAN BAHAYA PEMANFAATANYA

Pengertian Radiasi Elektromagnetik

Radiasi elektromagnetik adalah salah satu bentuk energi yang merambat pada kecepatan cahaya, yaitu 300.000 km per detik. Ketika merambat, energinya beralih bolak-balik di antara medan listrik dan magnet. Ketika medan listrik menguat maka medan magnet melemah, dan sebaliknya. Laju perpindahan antarmedan ini disebut frekuensi radiasi. Setiap radiasi elektromagnetik memiliki frekuensi masing-masing. Contohnya, gelombang radio memiliki frekuensi lebih rendah disbanding gelombang cahaya tampak, dan gelombang warna cahaya biru mempunyai frekuensi yang lebih tinggi disbanding gelombang warna cahaya merah. Frekuensi radiasi elektromagnetik yang diukur dengan satuan hertz (Hz), adalah jumlah getaran maksimum yang dicapai oleh medan listrik dalam hitungan satu detik. Para ilmuwan berpendapat bahwa radiasi elektromagnetik merambat dalam bentuk gelombang. Penyebabnya, kekuatan medan listrik dan magnet senantiasa berubah-ubah naik dan turun ketika merambat menembus ruang. Panjang gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh satu daur gelombang, terhitung mulai saat medan listrik menurun (dari nilai maksimum ke nilai minimumnya) hingga kembali ke nilai maksimum. Sebab itu, panjang gelombang adalah sama dengan kecepatan cahaya dibagi frekuensi gelombang. Sinyal dari stasiun radio yang berfrekuensi siaran 1.200 kilohertz (atau 1.200.000 Hz) memiliki panjang gelombang sekitar 250 meter.

Continue reading

JAMES CLERK MAXWELL DAN TEORI MAXWELL

James Clerk Maxwell

James Clerk Maxwell terkenal karena berhasil memadukan empat hukum Fisika tentang listrik dan magnet. Keempat hukum tersebut adalah : Hukum Gauss ( muatan listrik dapat menciptakan dan mengubah medan listrik ), Hukum Gauss untuk Magnetisme ( magnetisme untuk listrik tidak seperti magnet yang memiliki kutub “Utara – Selatan” ), Hukum Induksi Faraday ( deskripsi tentang pengubahan medan magnet menjadi medan listrik ), dan Hukum Ampere (medan magnet dapat ditimbulkan lewat arus listrik). Maxwell merangkum keempat hukum dasar listrik dan magnet tersebut menjadi satu kesatuan, yaitu medan listrik yang berubah terhadap waktu dapat menginduksi ( menghasilkan ) medan magnet, demikian sebaliknya. Kesimpulan inilah yang akhirnya mengubah isi Hukum Ampere. Jika pada awalnya Hukum Ampere hanya menyimpulkan bahwa medan magnet dapat ditimbulkan melalui arus listrik ( hipotesis awal Ampere ), namun berdasarkan kesimpulan Maxwell, Hukum Ampere mengalami penambahan hipotesis, yaitu perubahan medan listrik dapat menghasilkan medan magnet. Kesimpulan Maxwell mengubah paradigma yang saat itu terpusat pada empat hukum tersebut. Maxwell dikatakan telah membuat penemuan baru pada ranah hukum listrik dan magnet. Bahkan Maxwell dikatakan telah mengubah sejumlah fenomena menjadi satu teori tunggal yang dapat dijadikan panutan. Maxwell tercatat sebagai fisikawan Skotlandia pertama yang menulis tentang hukum magnetisme dan kelistrikan dalam rumus matematis. Penulisan tersebut mengungkapkan sebuah kenyataan bahwa sebenarnya banyak persamaan umum yang bisa terjadi dalam semua keadaan.

Continue reading

SIFAT MAGNET DAN PEMANFAATAN SIFAT KEMAGNETAN

Sifat-Sifat Magnet    

Setiap magnet memperlihatkan ciri-ciri tertentu. Magnet memiliki dua tempat yang gaya magnetnya paling kuat. Daerah ini disebut kutub magnet. Ada 2 kutub magnet, yaitu kutub utara (U) dan kutub selatan (S). Seringkali kita menjumpai magnet yang bertuliskan N dan S. N merupakan kutub utara magnet itu (singkatan dari north yang berarti utara) sedangkan S kutub selatannya (singkatan dari south yang berarti selatan).  

a.  Magnet dapat menarik benda tertentu

Magnet dapat menarik benda lain yang berasal bahan logam. Namun tidak semua logam dapat ditarik oleh magnet. Besi dan baja adalah dua contoh logam yang mempunyai daya tarik yang tinggi oleh magnet.  

Continue reading